TRAVYDOOR TOUR & TRAVEL
  • Home
  • Explore Kalimantan
  • Beautiful of Indonesia
  • ESCAPE TO OTHER COUNTRY
  • GET TO KNOW US
  • News
  • Home
  • Explore Kalimantan
  • Beautiful of Indonesia
  • ESCAPE TO OTHER COUNTRY
  • GET TO KNOW US
  • News

Kaltim Tourism Virtual Expo 2021

3/17/2021

0 Comments

 
Picture
Jelajah Kalimantan Timur disini aja!

Dinas Pariwisata Provinsi menggelar Kaltim Virtual Expo 2021 yang dilaksanakan selama sebulan penuh sejak 1 Maret hingga 1 April bersamaan dengan launching Calendar of Events Kaltim 2021 lho Travers.

So, buat kamu yang mau cek apa saja festival keren dan event seru di Kalimantan Timur sepanjang tahun ini, mampir yuk di bit.ly/kaltimexpo2021
​

Siaran Pers: Menpar: Tawur Agung Manca Wali Krama Cerminkan Pariwisata Berbasis Budaya

Picture
SIARAN PERS
KEMENTERIAN PARIWISATA
Menpar: Tawur Agung Manca Wali Krama Cerminkan Pariwisata Berbasis Budaya
Jakarta, 6 Oktober 2026 – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama yang berlangsung sejak 12 Agustus hingga 6 Oktober 2026 mencerminkan kekuatan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya pada penutupan Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Songan, Kintamani, Bali, Selasa (6/10/2026), Menpar Widiyanti menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama masyarakat Desa Songan, atas terselenggaranya upacara ritual sepuluh tahunan tersebut.Menurut Menpar, penyelenggaraan upacara ini menjadi wujud ketulusan bhakti, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun.
Nilai-nilai Tri Hita Karana yang tercermin dalam upacara tersebut, kata Menpar, juga menjadi bagian penting dari jiwa pariwisata Indonesia. Budaya yang hidup dan keramahan masyarakat menjadi daya tarik yang memberikan pengalaman bermakna bagi wisatawan sekaligus melengkapi keindahan alam Bali.

Picture
"Nilai Tri Hita Karana dalam upacara ini menjadi cerminan jiwa pariwisata Indonesia. Wisatawan datang bukan sekadar menikmati keindahan alam, tetapi juga merasakan budaya yang hidup dan keramahan masyarakatnya," kata Menpar Widiyanti.
Menpar menegaskan komitmen Kementerian Pariwisata untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam menjaga kesucian kawasan Gunung dan Danau Batur sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang lestari serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Kawasan Batur merupakan kawasan warisan alam yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati dan budaya. Batur ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pertama di Indonesia pada 2012 dengan luas kawasan mencapai 36.640 hektare.
Gunung Batur dan Danau Batur juga memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat Bali. Secara teologis, Gunung Batur dimaknai sebagai simbol Purusa, sedangkan Danau Batur sebagai simbol Pradana.
Picture

Air yang bersumber dari kawasan Batur memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan, kesuburan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Bali.
Oleh karena itu, Tawur Agung Manca Wali Krama tidak hanya memiliki makna ritual, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran tentang pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam.
Keselarasan tersebut menjadi fondasi penting bagi pembangunan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, menghormati nilai-nilai budaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi penjaga tradisi.
Menpar Widiyanti juga mendorong generasi muda untuk berperan aktif meneruskan warisan tradisi luhur tersebut agar tetap lestari. Generasi penerus diharapkan tetap teguh menjaga kesucian kawasan sakral Batur sekaligus merawat kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bersama.

"Kami berharap warisan tradisi ini akan terus dijalankan para generasi muda dengan tetap menjaga kesucian kawasan Batur dan tetap rukun dalam kebersamaan. Semoga upacara ini membawa kerahayuan, kesejahteraan, dan keharmonisan bagi Bali dan seluruh umat di Indonesia," tutur Menpar.
Dalam kesempatan tersebut, Menpar Widiyanti turut mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat pariwisata nusantara melalui kampanye #BerwisatadiIndonesiaAja.
"Akhir kata, selamat atas terselenggaranya Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama. Mari bersama gaungkan #BerwisatadiIndonesiaAja," kata Menpar Widiyanti.
Kunjungan ke Geopark Batur
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata melanjutkan kunjungan kerjanya ke Batur UNESCO Global Geopark, taman bumi pertama di Indonesia, yang ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada 2012.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata disambut para pelajar sekolah dasar yang tengah belajar mengenai sejarah Gunung Batur, sekaligus melihat langsung upaya edukasi dan pelestarian warisan alam.
Menteri Pariwisata juga menerima penjelasan mengenai proses revalidasi Batur UNESCO Global Geopark, yang telah berhasil mempertahankan status Green selama empat kali.“Kunjungan ini sekaligus melengkapi perjalanan saya melihat secara langsung taman-taman bumi dunia yang dimiliki Indonesia. Setiap geopark memiliki cerita, kekayaan alam, budaya, dan masyarakatnya sendiri,” ujar Menteri Widiyanti.
​

5 Alasan MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap

MotoGP Mandalika bukan hanya tentang deru mesin, persaingan para pembalap, atau siapa yang berdiri di podium. Di balik ajang balap dunia ini, ada cerita yang jauh lebih besar: bagaimana sebuah gelaran olahraga internasional dapat menjadi penggerak pariwisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.Tahun ini, MotoGP Mandalika digelar pada 9-11 Oktober 2026, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. MotoGP menjadi salah satu momentum yang membawa nama Indonesia ke panggung global. Berikut lima alasan mengapa MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang balap.


1. Memberikan eksposur untuk Indonesia di panggung duniaKetika pembalap dan tim MotoGP datang ke Lombok, perhatian dunia tidak hanya tertuju pada lintasan. Mandalika dan berbagai destinasi di Indonesia ikut mendapatkan eksposur melalui pemberitaan, siaran, konten media sosial, hingga unggahan para pengunjung dan pembalap.
Momen ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia bukan hanya sebagai tuan rumah balapan, tetapi juga sebagai destinasi wisata dengan kekayaan alam dan budaya yang beragam


Picture
2. Mendorong pergerakan wisatawan
MotoGP menciptakan alasan baru bagi wisatawan untuk datang ke Lombok. Sebagian penonton tidak berhenti pada pengalaman menyaksikan balapan, tetapi juga memanfaatkan kunjungan mereka untuk mengeksplorasi destinasi di sekitar Mandalika. Pantai, desa wisata, kuliner, hingga berbagai aktivitas lokal dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata mereka. Dengan begitu, sebuah event olahraga dapat berkembang menjadi pengalaman wisata yang lebih panjang.

3. Membuka peluang bagi pelaku ekonomi lokal
Kedatangan wisatawan dalam jumlah besar turut menciptakan peluang bagi berbagai sektor ekonomi lokal. Hotel, restoran, transportasi, penyedia tur, pedagang, pelaku UMKM, hingga ekonomi kreatif dapat merasakan peningkatan aktivitas ketika sebuah event internasional berlangsung.

​Dampaknya pun tidak kecil. Berdasarkan kajian Bappenas bersama ITDC dan MGPA, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 diperkirakan memberikan dampak ekonomi sekitar Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun. Angka tersebut menggambarkan bagaimana aktivitas yang bermula dari sebuah ajang olahraga dapat bergerak ke berbagai sektor ekonomi dan pariwisata. Artinya, dampak MotoGP tidak hanya terlihat di dalam sirkuit. Aktivitas ekonomi juga bergerak di luar arena balap dan melibatkan lebih banyak masyarakat.


​4. Memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism
Mandalika memiliki posisi yang menarik karena olahraga dan pariwisata bertemu dalam satu destinasi. Balapan memberikan daya tarik utama, sementara keindahan Lombok menawarkan alasan untuk tinggal lebih lama dan mengeksplorasi daerah sekitar. Kombinasi inilah yang membuat Mandalika memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai destinasi sport tourism. MotoGP pun dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep bahwa perjalanan wisata tidak selalu hanya tentang melihat tempat baru, tetapi juga tentang mengikuti pengalaman dan event yang memiliki daya tarik internasional.
Picture
6. Menciptakan cerita tentang Indonesia yang dibawa pulang wisatawan
Pada akhirnya, nilai sebuah event internasional tidak hanya diukur dari apa yang terjadi selama acara berlangsung. Wisatawan yang datang ke Mandalika membawa pulang pengalaman mereka. Bisa cerita tentang balapan, Lombok, keramahan masyarakat, kuliner, pemandangan, hingga berbagai aktivitas yang mereka lakukan selama berada di Indonesia.

Pengalaman tersebut kemudian dapat menjadi cerita yang mereka bagikan kepada keluarga, teman, maupun audiens mereka di media sosial. Karena itu, MotoGP Mandalika dapat dilihat lebih luas dari sekadar kompetisi di lintasan. Event ini merupakan sebuah momentum yang mempertemukan olahraga, pariwisata, ekonomi lokal, dan promosi destinasi dalam satu pengalaman.

Picture


Yuk Mengenal Olahraga Rekreasi yang Asik di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam. Kondisi tersebut membuat Indonesia menjadi tempat yang menarik untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk olahraga rekreasional. Berbeda dengan olahraga kompetitif yang berfokus pada prestasi dan kemenangan, olahraga rekreasional lebih mengutamakan kesenangan, kesehatan, kebersamaan, serta pengalaman menikmati waktu luang.
​

Olahraga rekreasional adalah aktivitas fisik yang dilakukan pada waktu senggang dengan tujuan utama memperoleh kesenangan, menjaga kebugaran, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup. Aktivitas ini tidak selalu membutuhkan kemampuan atletik yang tinggi sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang.

Salah satu hal menarik dari olahraga rekreasional di Indonesia adalah banyaknya pilihan aktivitas yang dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Olahraga rekreasional dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kegiatannya pun sangat beragam, baik dilakukan di lingkungan perkotaan, pedesaan, maupun di alam terbuka. Jadi apa aja sih yang termasuk olahraga rekreasi, yuk kita bahas.
Picture
1. Bersepeda
Bersepeda menjadi salah satu aktivitas yang populer karena dapat dilakukan sendirian maupun bersama teman dan keluarga. Bersepeda di taman, kawasan pedesaan, atau jalur khusus sepeda tidak hanya membantu menjaga kebugaran, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menikmati pemandangan sekitar. Beberapa jalur bersepeda yang menarik untuk dicoba adalah Jalasena Pantai Maju di Pantai Indah Kapuk yang menawarkan panorama laut biru dan hutan bakau yang alami, dan Kawasan Alam Sutera yang terkenal dengan Alsut Loop.

2. Hiking dan Trekking
Bagi pencinta alam, hiking dan trekking merupakan pilihan yang menarik. Indonesia memiliki banyak kawasan pegunungan dan jalur pendakian dengan pemandangan yang indah. Aktivitas ini dapat melatih daya tahan tubuh sekaligus memberikan pengalaman menikmati alam secara langsung. Kawasan Sentul di Bogor menawarkan beberapa curug yang wajib kamu coba seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Asih, dan Jalur Pinus Gunung Pancar. Selain itu juga ada beberapa jalur pendakian gunung yang cocok untuk pemula yaitu Gunung Papandayan Jawa Barat dan Gunung Prau di Kawasan Dieng Jawa Tengah.

Picture
3. Snorkeling, Kayaking, dan Paddle Boarding
Picture
Kekayaan laut Indonesia membuat olahraga tersebut semakin menarik untuk dilakukan. Sambil berolahraga, seseorang dapat menikmati keindahan pantai, laut, dan ekosistem bawah air. Berikut beberapa spot indah untuk kamu coba, ada Kepulauan Gili di Lombok dengan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Ada juga Raja Ampat di Papua Barat yang memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia dengan terumbu karang yang masih sangat alami. Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur juga menarik dengan habitat penyu hijau terbesar di Indonesia dan memiliki Danau Kakaban dengan ubur-ubur tanpa sengat.

Jogging dan Lari
Di lingkungan perkotaan, aktivitas sederhana seperti jogging, jalan santai, dan berlari juga termasuk olahraga rekreasional yang mudah dilakukan. Aktivitas tersebut tidak memerlukan perlengkapan yang rumit dan dapat dilakukan bersama keluarga maupun teman. Saat ini banyak sekali event-event lari di seluruh Indonesia yang bisa kamu ikuti untuk seru-seruan bersama teman maupun keluarga, event yang terdekat adalah Jakarta Running Festival (JRF) pada bulan Oktober, dan Borobudur Marathon pada pertengahan bulan November.

​Golf
Picture
Menurut BMC Neurology, golf termasuk olahraga santai yang dapat mencegah penurunan fungsi kognitif pada lansia. Bermain golf secara teratur dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar, meningkatkan kekuatan otot, dan menurunkan berat badan.

Tenis Meja
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa olahraga rekreasi seperti tenis meja sangat bermanfaat untuk sistem pernapasan dan dapat melatih endurance tubuh.

Biliar
Banyak orang bermain biliar secara santai untuk mengisi waktu luang, melepas stres, dan bersosialisasi dengan teman. Bermain biliar tetap melibatkan gerakan fisik seperti membungkuk dan berjalan mengitari meja, yang membantu membakar kalori secara santai. : Saat ini, tempat biliar sering dijadikan ruang publik yang santai, estetis, dan ramah untuk rekreasi sehari-hari.

​Tadi adalah beberapa macam olahraga rekreasi yang bisa kamu coba. Dengan memilih aktivitas yang sesuai dan dilakukan secara rutin, olahraga tidak lagi terasa sebagai kewajiban, melainkan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Karena itu, mari mulai mengenal dan mencoba berbagai olahraga rekreasional yang ada di Indonesia. Selain membuat tubuh lebih bugar, kegiatan tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk menikmati alam, memperluas pertemanan, dan menciptakan pengalaman baru.
​

Lebih Dekat dengan 5 Pahlawan Nasional Perempuan Lewat Destinasi Ini

Picture
Setiap tanggal 17 Agustus, kita selalu mengenang perjuangan para pahlawan yang telah membawa Indonesia menuju kemerdekaan. Gelar pahlawan tidak hanya disematkan untuk tokoh laki-laki, karena ada banyak perempuan hebat yang turut mengubah sejarah bangsa. Melalui destinasi-destinasi bersejarah ini, kita bisa mengenal lebih dekat jejak perjuangan para pahlawan nasional perempuan yang telah menginspirasi lintas generasi. Selain menambah wawasan, kita juga bisa melihat langsung jejak perjuangan para pahlawan perempuan Indonesia.

1. Museum RA Kartini – Rembang, Jawa Tengah
Siapa yang tidak mengenal RA Kartini? Tokoh emansipasi perempuan Indonesia ini memperjuangkan hak perempuan untuk memperoleh pendidikan yang layak. RA Kartini sebenarnya lahir dan tumbuh di Jepara, Jawa Tengah. Namun ia pindah ke Rembang setelah menikah dengan Raden Adipati Joyodiningrat hingga wafat.
​

Di Museum RA Kartini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi peninggalan pribadi Kartini, surat-suratnya yang menginspirasi, hingga benda-benda bersejarah yang menggambarkan perjalanan hidupnya. Museum RA Kartini akan membuat kita belajar bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari keberanian menyuarakan pemikiran.

Picture
2. Rumah Pengasingan Cut Nyak Dien – Sumedang, Jawa Barat
​Dari namanya saja kita tahu Cut Nyak Dien adalah seorang pahlawan asal Aceh. Namun setelah memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda di Aceh, Cut Nyak Dien diasingkan ke Sumedang dari tahun 1906 hingga akhir hayatnya.

Rumah atau tempat tinggal Cut Nyak Dien di Sumedang berada di Kampung Kaum, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Rumah tersebut diwariskan secara turun temurun dan menjadi cagar budaya. Rumah pengasingan ini menjadi saksi bisu keteguhan seorang pejuang yang tidak pernah menyerah meski harus hidup jauh dari tanah kelahirannya. 

3. Taman Literasi Martha Tiahahu

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M mengabadikan nama Martha Christina Tiahahu, pahlawan nasional asal Maluku yang dikenal karena keberaniannya melawan penjajahan Belanda. Berkunjung ke taman ini menjadi cara yang menarik untuk mengenal semangat perjuangan Martha Christina Tiahahu sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap literasi.
​
Martha Christina Tiahahu dikenal sebagai pejuang muda dari Maluku yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah pada usia yang sangat muda. Ia ikut melawan penjajah mendampingi ayahnya dalam Perang Pattimura, dan rela berkorban nyawa demi mempertahankan tanah air.
Picture
​4. Makam Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang – Yogyakarta
Kompleks Makam Nyi Ageng Serang di Pegunungan Menoreh dibangun untuk mengenang jasa dan perjuangannya dalam melawan penjajah. Dahulu, kawasan perbukitan ini menjadi tempat Nyi Ageng Serang menyusun strategi perang, sementara kini telah berkembang menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi peziarah. 

Pada momen seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, dan hari besar Islam, kompleks makam ini biasanya dipadati pengunjung yang ingin memberikan penghormatan kepada salah satu pahlawan nasional perempuan Indonesia. Nyi Ageng Serang merupakan salah satu tokoh penting dalam Perang Diponegoro. Ia dikenal sebagai penasihat perang bagi Pangeran Diponegoro saat melawan penjajah Belanda pada masa Perang Jawa (1825–1830).

5. Rumah Ibu Fatmawati Soekarno – Bengkulu
Picture
Tak lengkap rasanya membahas Hari Kemerdekaan tanpa mengenang sosok Fatmawati. Sebagai Pahlawan Nasional, beliau dikenang karena menjahit Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. 

Rumah kediaman Fatmawati di Bengkulu kini telah menjadi museum yang terbuka untuk umum. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi bersejarah, mulai dari foto-foto keluarga, perabot asli, hingga mesin jahit yang menjadi simbol perjuangan beliau. 
Mengunjungi destinasi bersejarah bukan sekadar wisata, tetapi juga kesempatan untuk memahami nilai-nilai yang diwariskan para pahlawan. 

Di momen Hari Kemerdekaan Indonesia, mengenal kembali kisah para pahlawan perempuan menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa dilakukan oleh banyak sosok dengan latar belakang yang berbeda. Semangat mereka dapat menjadi inspirasi untuk terus berkarya, berani menyuarakan hal yang benar, dan berkontribusi bagi Indonesia sesuai peran kita masing-masing.
​

Profesi yang Layak Disebut Sebagai Pahlawan Pariwisata Indonesia

Picture
Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat menjadi daya tarik utama yang mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, di balik pengalaman menyenangkan yang dirasakan wisatawan, terdapat banyak profesi yang bekerja tanpa lelah untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.

Mereka mungkin tidak selalu menjadi sorotan, tetapi dedikasi dan kontribusinya menjadikan mereka layak disebut sebagai Pahlawan Pariwisata Indonesia. Karena di balik setiap destinasi yang tumbuh, selalu ada seorang Local Hero yang menjadikannya hidup. Berikut beberapa profesi yang layak disebut pahlawan di sektor pariwisata Indonesia.

Pemandu Wisata
Pemandu wisata merupakan wajah pertama yang sering ditemui wisatawan ketika mengunjungi suatu destinasi. Mereka tidak hanya bertugas mengantar wisatawan, tetapi juga menjelaskan sejarah, budaya, tradisi, hingga nilai-nilai lokal yang membuat sebuah tempat menjadi istimewa.

Seorang pemandu wisata yang profesional mampu menciptakan pengalaman yang lebih bermakna dibandingkan sekadar mengunjungi objek wisata. Mereka menjadi jembatan antara wisatawan dengan masyarakat lokal sekaligus berperan menjaga citra destinasi Indonesia di mata dunia.

Pengemudi Transportasi Wisata
Baik pengemudi bus pariwisata, travel, taksi, hingga kendaraan sewa, semuanya memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan perjalanan wisatawan. 
Profesionalisme, kemampuan mengemudi dengan aman, serta keramahan mereka sering kali menjadi kesan pertama dan terakhir yang diingat wisatawan. Tidak jarang mereka juga menjadi sumber informasi mengenai tempat makan, objek wisata, maupun budaya setempat.

Pelaku Perhotelan
Picture
Mulai dari resepsionis, petugas housekeeping, chef, hingga manajer hotel memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu. Kebersihan kamar, kualitas makanan, pelayanan yang ramah, hingga kemampuan menangani keluhan secara profesional merupakan faktor penting yang menentukan tingkat kepuasan wisatawan. Pengalaman menginap yang menyenangkan akan meningkatkan peluang wisatawan untuk kembali berkunjung.

Petugas Kebersihan Destinasi Wisata
Keindahan destinasi wisata tidak akan berarti tanpa kebersihan yang terjaga. Petugas kebersihan bekerja setiap hari memastikan kawasan wisata tetap nyaman, sehat, dan layak dikunjungi. Meskipun sering luput dari perhatian, peran mereka sangat menentukan kualitas pengalaman wisatawan. Lingkungan yang bersih juga mencerminkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Petugas Keamanan dan Tim Penyelamat
Keamanan merupakan faktor utama dalam dunia pariwisata. Polisi pariwisata, petugas keamanan objek wisata, penjaga pantai, petugas SAR, hingga relawan kebencanaan selalu siap memberikan perlindungan kepada wisatawan. Mereka bekerja dalam berbagai kondisi, bahkan menghadapi risiko tinggi demi memastikan setiap pengunjung dapat menikmati perjalanan dengan aman.
​

Pengelola Destinasi Wisata
Pengelola objek wisata bertanggung jawab menjaga fasilitas, mengembangkan atraksi, mengelola lingkungan, serta memastikan standar pelayanan terus meningkat. Mereka harus mampu menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dengan upaya pelestarian lingkungan agar destinasi tetap menarik untuk generasi mendatang.

Pelaku Seni dan Budaya
Picture
​enari tradisional, musisi daerah, dalang, seniman, hingga komunitas budaya menjadi penjaga identitas bangsa. Pertunjukan seni yang mereka tampilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi mengenai kekayaan budaya Indonesia. Tanpa mereka, banyak tradisi lokal berpotensi hilang seiring perkembangan zaman.

Pelaku Kuliner Lokal
Kuliner menjadi salah satu alasan utama seseorang mengunjungi sebuah daerah. Di balik kelezatan makanan khas Indonesia terdapat para koki, pemilik rumah makan, pedagang kaki lima, hingga pelaku UMKM kuliner yang terus menjaga cita rasa autentik daerahnya. Mereka tidak hanya menjual makanan, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya melalui setiap hidangan yang disajikan.

Pengrajin dan Pelaku Ekonomi Kreatif
Souvenir merupakan kenang-kenangan yang membawa cerita dari sebuah perjalanan. Pengrajin batik, tenun, ukiran kayu, kerajinan bambu, perhiasan tradisional, hingga produk kreatif lainnya berkontribusi memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia. Selain meningkatkan nilai ekonomi daerah, mereka juga berperan melestarikan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
​

Seorang pahlawan tidak selalu identik dengan perjuangan di medan perang. Dalam konteks pembangunan bangsa, pahlawan adalah mereka yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui dedikasi, kerja keras, dan pengabdian.

Pelaku pariwisata berkontribusi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, menggerakkan ekonomi lokal, melestarikan budaya, sekaligus memperkenalkan keindahan Indonesia kepada masyarakat internasional. Setiap wisatawan yang pulang dengan kesan positif membawa cerita baik tentang Indonesia, dan di balik cerita tersebut terdapat kerja keras para pelaku pariwisata.

Kemajuan pariwisata Indonesia bukan hanya hasil dari keindahan alam yang dimiliki, tetapi juga buah dari kerja keras jutaan orang yang bekerja di balik layar. Pemandu wisata, pelaku perhotelan, pengemudi, seniman, petugas kebersihan, pengrajin, petugas keamanan, pengelola destinasi, hingga masyarakat lokal merupakan bagian penting dari ekosistem pariwisata nasional. Sudah saatnya kita memberikan apresiasi yang lebih besar kepada mereka.

Perjalanan Reog Ponorogo Hingga Diakui UNESCO

Picture
Rakyat indonesia mendapat kabar membanggakan lewat kekayaan budayanya. Pada Desember 2024 perhatian dunia tertuju pada Reog Ponorogo, seni pertunjukan tradisional asal Jawa Timur yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama ratusan tahun. Reog Ponorogo resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Kabar ini tentu disambut hangat oleh masyarakat Indonesia karena menjadi bukti bahwa budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di daerah mampu mendapat pengakuan di tingkat internasional.
​

Bagi masyarakat Ponorogo, Reog bukan sekadar pertunjukan yang ditampilkan saat festival atau perayaan tertentu. Lebih dari itu, Reog adalah identitas daerah, kebanggaan masyarakat, sekaligus warisan budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Di balik kemegahan kostum dan iringan musiknya, tersimpan cerita panjang, nilai kehidupan, serta filosofi yang tetap relevan hingga kini.
Picture
Warisan Budaya yang Tumbuh Bersama Masyarakat
Reog Ponorogo sudah berkembang bersama masyarakat sejak zaman dahulu kala. Kesenian ini memadukan unsur tari, musik gamelan, kostum khas, hingga cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun. Perpaduan tersebut menjadikan Reog bukan hanya tontonan yang memikat, tetapi juga sebuah karya budaya yang sarat makna.

Daya tarik utama Reog terletak pada Dadak Merak atau Singo Barong, topeng besar berbentuk kepala singa yang dihiasi bulu merak. Ukurannya yang megah serta cara membawanya dengan kekuatan rahang penari selalu berhasil memukau penonton. Tak heran jika Dadak Merak menjadi ikon paling melekat ketika masyarakat mendengar nama Reog Ponorogo.

Selain Singo Barong, hadir pula tokoh Warok simbol kebijaksanaan, keberanian, dan keteguhan hati. Ada juga Jathil yang menggambarkan semangat muda, ketangkasan, dan energi generasi penerus. Kehadiran berbagai tokoh ini menjadikan Reog bukan sekedar pertunjukan seni, melainkan juga untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat.

Di balik setiap gerakan dan alur ceritanya, Reog mengajarkan arti  kebersamaan, gotong royong, kerja keras, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Nilai-nilai inilah yang membuat Reog tetap relevan dan dicintai, meskipun zaman terus berubah.

Perjalanan Panjang Menuju Pengakuan UNESCO
 Pengakuan UNESCO tentu bukanlah hal yang didapat dalam sekejap. Perjalanan Reog Ponorogo menuju panggung dunia merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan banyak pihak: pemerintah daerah, komunitas seni, akademisi, hingga masyarakat yang selama ini menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. 
Berbagai upaya dilakukan untuk mendokumentasikan sejarah, filosofi, bentuk pertunjukan, hingga peran Reog dalam kehidupan masyarakat. Semua dokumentasi itu kemudian disusun menjadi sebuah dossier lengkap sebagai syarat pengajuan kepada UNESCO. 

Proses ini membutuhkan waktu, penelitian, serta komitmen yang tidak sedikit. Namun semua usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada 3 Desember 2024, dalam Sidang ke-19 Komite Antar Pemerintah UNESCO di Asunción, Paraguay, Reog Ponorogo resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO dalam kategori In Need of Urgent Safeguarding.

Kategori tersebut menunjukkan bahwa Reog merupakan tradisi budaya yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan khusus agar tetap lestari di tengah perubahan zaman. Pengakuan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi dunia terhadap kekayaan budaya Indonesia yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Picture
Membawa Dampak Positif bagi Budaya dan Pariwisata
Masuknya Reog Ponorogo ke dalam daftar UNESCO membawa dampak positif yang besar. Dari sisi budaya, semakin banyak masyarakat yang tertarik mengenal lebih jauh sejarah serta nilai-nilai yang terkandung dalam Reog. Kesadaran akan pentingnya menjaga budaya lokal pun semakin meningkat.  Bagi para pelaku seni dan komunitas budaya, pengakuan ini menjadi motivasi untuk terus melestarikan sekaligus mengembangkan Reog agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Sanggar-sanggar seni di Ponorogo kini semakin aktif melakukan pembinaan dan regenerasi seniman muda, memastikan tradisi ini terus hidup. 

Dari sisi pariwisata, pengakuan UNESCO memperkuat posisi Ponorogo sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya ingin menyaksikan pertunjukan Reog, tetapi juga tertarik mengenal sejarah, tradisi, dan kehidupan masyarakat yang melestarikannya. 

Salah satu program budaya yang berperan besar dalam mengenalkan Reog Ponorogo adalah Festival Nasional Reog Ponorogo. Festival ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Menariknya, Festival Nasional Reog Ponorogo kembali masuk dalam 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari total 125 event terpilih di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Reog tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga mampu menjadi penggerak sektor pariwisata daerah.

Reog Ponorogo di Tengah Perkembangan Zaman
Di era digital saat ini, Reog Ponorogo terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Jika dahulu pertunjukan Reog hanya bisa disaksikan secara langsung, kini masyarakat dapat menikmatinya melalui berbagai platform digital dan media sosial. Generasi muda pun semakin aktif memperkenalkan Reog lewat konten kreatif, video pertunjukan, hingga kolaborasi lintas budaya. Langkah ini membuat Reog semakin dekat dengan masyarakat luas, termasuk anak muda yang mungkin belum pernah menyaksikan pertunjukan secara langsung.

Menariknya, perkembangan teknologi tidak membuat Reog kehilangan identitasnya. Justru berbagai inovasi menjadi cara baru untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi dasar kesenian ini.
​

Meski demikian, tantangan tetap ada. Regenerasi seniman, perubahan minat generasi muda, serta kebutuhan akan dukungan berkelanjutan menjadi hal yang perlu terus diperhatikan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan Reog Ponorogo agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
Picture
Kesimpulan
Perjalanan Reog Ponorogo hingga diakui UNESCO merupakan kisah tentang ketekunan, kebanggaan, dan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya bangsa. Dari sebuah tradisi lokal yang tumbuh di Kabupaten Ponorogo, kini Reog telah dikenal dan dihargai oleh dunia internasional.
Pengakuan UNESCO tentu menjadi pencapaian yang membanggakan. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengakuan tersebut menjadi semangat untuk terus menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan Reog kepada generasi berikutnya.
​

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda, Reog Ponorogo memiliki peluang besar untuk terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya. Dari Ponorogo untuk dunia, Reog menjadi salah satu wajah budaya Indonesia yang patut dibanggakan dan diwariskan kepada masa depan.

0 Comments

Your comment will be posted after it is approved.


Leave a Reply.

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Archives

    March 2021

    Categories

    All

    RSS Feed

Picture
TravyDoor Tour & Travel
+62 811 537 5500 | +62 811 541 5500 |+62 811 598 5500
[email protected]
Balikpapan, East Kalimantan, Indonesia
© COPYRIGHT 2017-2025. ALL RIGHTS RESERVED.